Kami akan dengan senang hati melayani setiap pertanyaan atas kebutuhan Anda. Silakan tekan tombol di bawah ini
untuk melakukan pemesanan langsung dengan
salesperson kami.
Support 1 :
Support 3 :
Support 2 :
Support 4 :
sky
Health & Beauty | 16 Sep 2013
Diet OCD : Makin tinggi kolesterol, semakin baik
Tags & Keywords
Hair, Health & Beauty,Diet OCD, Makin, tinggi, kolesterol, semakin, baik




Zalora E-Gift Voucher  Zalora E-Gift Voucher 100.000

CARIYUK.com, Jakarta - Sudah kenal dengan OCD? Obsessive Corbuzier's Diet dari Deddy Corbuzier ini semakin gencar dibicarakan banyak orang. Meskipun beberapa poin mengundang kontroversi, seperti tidak sarapan dan puasa 24 jam, namun tak sedikit orang yang mengaku sukses menurunkan berat badan berkat OCD.

Selain masalah sarapan dan puasa 24 jam, kontroversi lain dari diet OCD adalah pernyataan Deddy dalam e-book di situs www.readyforfit.com yang mengatakan, "Semakin tinggi kadar kolesterol, semakin panjang usia Anda."

Menurut Deddy, kolesterol adalah senyawa yang mirip minyak yang diproduksi oleh liver dan sebagian kecil diperoleh dari makanan.

Kolesterol sendiri memiliki fungsi membentuk vitamin D, hormon estrogen, progesteron dan testosteron. Setidaknya, kolesterol dibagi menjadi dua jenis.

HDL
HDL diartikan Deddy sebagai kolesterol yang tidak selamanya bersifat baik. Sebab kadarnya dipengaruhi oleh gen. HDL pun ada dua jenis, HDL-2 yang bentuknya besar dan mengambang serta sifatnya baik. Kemudian HDL-3 yang kecil, keras, dan mampu memicu inflamasi.Jadi bahkan HDL yang selama ini dianggap baik ternyata ada bagian yang jelek pula.
 
LDL
LDL sering dianggap selalu jelek dan harus diturunkan jumlahnya dalam darah. Padahal, LDL tidak mutlak jelek karena ada 2 macam LDL di dalam tubuh manusia, demikian menurut Deddy. Ada LDL-A yang mengambang, besar, dan selama tidak ada oksidasi dari luar (radikal bebas) maka sifatnya aman. Kemudian ada LDL-B yang bentuknya kecil, membahayakan, membuat plak di saluran darah, memicu inflamasi, dan bersifat membunuh.

Diet OCD yang menyarankan pelakunya untuk berpuasa pada dasarnya membuat kadar HDL dalam tubuh meningkat sebanyak 14 persen dan LDL enam persen. Namun hal itu sama sekali tidak perlu dikhawatirkan, begitu menurut Deddy.

Deddy juga menjelaskan kalau mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi tidak akan membuat kadar kolesterol dalam darah ikut meningkat. Sebab pada dasarnya penyebab penyakit jantung adalah konsumsi gula, lemak jenuh, dan omega-6, bukan makanan berkolesterol.

Jika seseorang berusaha menurunkan kolesterol, tubuh malah berada dalam bahaya. Sebab kolesterol adalah 'produsen' vitamin D dan berbagai hormon penting dalam tubuh, demikian tutup Deddy.


Report offensive news



awesome comments


SHARE !





For Her: Christmas Double Deals! With Upto 20% OFF! Till 25 Nov

For Him: Christmas Double Deals! With Upto 20% OFF! Till 25 Nov